Berita  

Atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Bocor Akibat Hujan Deras

Atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Bocor Akibat Hujan Deras

Terminal 3 Soekarno-Hatta
Terminal 3 Soekarno-Hatta

TANGERANG – Cuaca ekstrem kembali berdampak pada fasilitas publik. Hujan deras yang mengguyur kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin (6/4/2026) siang mengakibatkan insiden atap Bandara Soekarno-Hatta bocor, tepatnya di area Terminal 3.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 WIB saat intensitas hujan sedang tinggi-tingginya. Kebocoran tersebut memicu genangan air di beberapa titik strategis, yang sempat menghambat pergerakan para calon penumpang.

Kronologi Kejadian di Terminal 3

Berdasarkan pantauan di lokasi dan video yang beredar di media sosial, debit air yang besar terlihat menembus sela-sela plafon atap Terminal 3 yang ikonik. Air hujan menetes deras hingga menciptakan genangan di lantai area keberangkatan.

Beberapa petugas kebersihan (cleaning service) terpantau sigap langsung diterjunkan ke lokasi untuk memasang tanda peringatan (lantai licin) dan melakukan pembersihan area agar tidak membahayakan pengguna jasa bandara.

Dampak Terhadap Aktivitas Penumpang

Meskipun operasional penerbangan dilaporkan tetap berjalan normal, insiden atap Bandara Soekarno-Hatta bocor ini cukup menyita perhatian. Penumpang yang hendak melakukan check-in harus ekstra hati-hati saat melintasi area yang terdampak genangan.

“Tadi sempat kaget karena airnya cukup deras turun dari atas. Jadi harus memutar sedikit agar tidak terkena cipratan dan lantai yang licin,” ujar salah satu calon penumpang yang berada di lokasi.

Respons Pihak Pengelola Bandara

Pihak Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soekarno-Hatta segera melakukan langkah mitigasi. Tim teknis dikerahkan untuk memeriksa struktur atap dan saluran drainase guna mencari penyebab pasti kebocoran, apakah karena sumbatan sampah atau debit air yang melebihi kapasitas talang.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perawatan rutin terhadap infrastruktur bandara, terutama dalam menghadapi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Tangerang dan sekitarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *